‘Partner’ dalam sebuah undangan

Siang itu yee ceritanya gua lagi keluar rumah nih. Begitu sampe rumah, ada undangan pernikahan (lagi) buat gua. Jadi gimana gitu ye bhahaha… Yngg gua suka dari undangan adalah adanya nama yg ditujukan & ‘partner’. Makin gmn gitu ya Dududududu~… Padahal ‘partner’ disini bukan berarti harus pacar kan? Bisa aja dong ngajak yg lain~…😐

Yaa mungkin ya, rata-rata kalo yg ber-‘status’ yaa pasti bawa pasangannya. Eh, tp ga dipungkiri juga kalo bawa yg lain ding…😀 Contohnya; misalkan salah satu dari mereka punya acara lain, otomatis kan mereka ga bareng menghadirinya. Kalo mau dtg sendiri bisa, tp rata-rata pasti nyari barengan, entah itu sama temennya. Atau klo mau gila lagi yaa sama (maaf) ex-nya…

Kesimpulannya, kata ‘partner’ dalam suatu undangan itu sebenernya simple dan ga mesti sama pasangan. Tp disesuaikan sama kebutuhan – Iqbal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s